RSS

Menginstal Server dengan UBUNTU

07 Aug

LANGKAH-LANGKAH MENGINSTAL UBUNTU SERVER

1. Masukkan CD Instalasi Linux Ubuntu Server, tunggu beberapa saat hingga muncul tampilan awal instalasi. Lalu pilih bahasa yang dikehendaki untuk proses instalasi Ubuntu Server.

2. Pilih “Install Ubuntu Server” untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.

3. Pilih salah satu bahasa sebagai default language system Ubuntu Server.

4. Pilih lokasi negara Anda, jika tidak ada pilihan negara Anda silahkan pilih ‘other’ lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.

5. Pilih bagian benua di mana negara Anda berada lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi ubuntu server.
6. Pilih salah satu negara di mana Anda berada lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.
7. Pilihan untuk mendeteksi keyboard yang terpasang, Anda bisa melewatinya jika tidak ingin melakukan proses deteksi.

8. Pilih pengaturan keyboard (di sini dicontohkan ENGLISH(US) lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.

9. Masukkan nama “hostname” yang dikehendaki (jika jaringan milik Anda sendiri), kemudian pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.

10. Sistem akan mendeteksi zona waktu wilayah Anda. Pilih “Yes” untuk melanjutkan proses instalasi ubuntu Server atau pilih “no” untuk pengaturan zona waktu wilayah Anda.


11. Pilihan untuk memandu proses partisi. Di sini dicontohkan dengan memilih pilihan pertama yaitu “Guided – use entire disk” yaitu memilih semua kapasitas harddisk.

12. Konfirmasi untuk memformat, menghapus dan memakai semua kapasitas harddisk.

13. Ketikkan nama lengkap dari user Ubuntu Server lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.

14. Ketikkan username akun Ubuntu Server Anda untuk login ke Ubuntu Server nanti, lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.

15. Ketikkan password dari akun Ubuntu Server Anda (dianjurkan untuk mengkombinasikan password Anda) untuk login ke Ubuntu Server nanti. Lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.

16. Verifikasi password akun Ubuntu Server Anda. Lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.

17. Jika Anda ingin sistem mengenkripsi data pada direktori home saat Anda login silahkan pilih ‘Yes’ atau jika tidak silahkan pilih ‘No’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.

18. Jika Anda memerlukan alamat ‘proxy’ untuk mengakses internet silahkan Anda masukkan alamat ‘proxy’ tersebut tetapi Anda bisa mengosongkannya jika Anda tidak memerlukan ‘proxy’, lalu pilih ‘continue’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server.

19. Sistem sedang melanjutkan proses pengaturan APT (Advanced Packaging Tool)
20. Pilih “No automatic updates” jika Anda tidak akan memperbaharui sistem Ubuntu Server Anda lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server
21. Pilih software yang akan dipasang pada sistem Ubuntu Server Anda lalu tekan ‘enter’ untuk melanjutkan proses instalasi Ubuntu Server (bisa diinstall kemudian hari, kosongkan saja).

22. Pilih ‘Yes’ untuk melanjutkan proses pemasangan ‘GRUB boot loader’ ke ‘master boot record’. GRUB berfungsi untuk memperbolehkan ‘user’ memilih sistem operasi mana yang akan dijalankan (jika terdapat lebih dari satu sistem operasi).

23. Instalasi Ubuntu Server telah selesai dan sistem akan dinyalakan ulang. Silahkan Anda pilih ‘continue’.

24. Sistem Ubuntu Server Anda telah siap digunakan.

25. Silahkan masukkan ‘username’ dan ‘password’ sesuai dengan yang telah Anda isikan pada saat proses instalasi Ubuntu Server tadi.

Membuat server dengan Ubuntu Server 9.10

* Langkah pertama kita seting ethernet card, kita tentukan ipv4 pada eth 1 yaitu 192.168.0.1 dengan netmask 255.255.255.0, sedangkan untuk eht0 yang terhubung dengan modem tidak perlu diseting lagi, edit file /etc/network/interfaces dengan mengetikkan

sudo nano /etc/network/interfaces

Setelah selesai disimpan, dengan cara tekan Ctrl+x, kemudian tekan Y

* Setelah itu lakukan restart pada network

/etc/init.d/networking restart

* Kemudian lihat hasil konfigurasi jaringan dengan mengetikkan

ifconfig
* langkah selanjutnya adalah instalasi DHCP server, biar tidak repot-repot mengetikkan sudo setiap kita memasukkan perintah pada ubuntu server, login sebagai root dengan mengetikkan

sudo su

* baru kemudian

apt-get install dhcp3-server

* Setelah diinstal kita seting dhcp server dengan asumsi jaringan pada eth1 memiliki range 192.168.0.100 sampai dengan 192.168.0.200 dengan netmask 255.255.255.0, ketikkan

nano /etc/dhcp3/dhcpd.conf

pada bagian option domain-name-servers anda isi dengan dns yang akan anda gunakan, saya menggunakan dns speedy jakarta dan surabaya, kemudian pada bagian option domain-name bisa anda isi sesuai selera anda🙂

* setelah selesai disimpan kemudian edit file /etc/default/dhcp3-server ketikkan

nano /etc/default/dhcp3-server

Simpan, kemudian restart DHCP3-server dengen perintah

/etc/init.d/dhcpd3-server restart

langkah selanjutnya :
* langkah pertama adalah menambahkan dns server yang akan kita gunakan pada file /etc/resolv.conf ketik

nano /etc/resolv.conf

Kalau anda ingin memakai dns lebih dari 2 tinggal ditulis dibawahnya saja.

* Setelah disimpan kemudian restart service networknya, ketik

/etc/init.d/networking restart

* Agar komputer mau melakukan routing, maka IP Forwarding harus diaktifkan terlebih dahulu dengan mengedit file /etc/sysctl.conf ketik:

nano /etc/sysctl.conf

cari tulisan

# net.ipv4.conf.default.forwarding=1

kemudian hapus tanda pagarnya sehingga menjadi
net.ipv4.conf.default.forwarding=1

* untuk meningkatan pengaman sebaiknya anti spoofing attack dan kernel map protect diaktifkan, cari teks-teks dibawah ini

# net.ipv4.conf.default.rp_filter=1
# net.ipv4.conf.all.rp_filter=1

kemudian tanda pagar di depan teks tersebut dihapus sehingga menjadi

net.ipv4.conf.default.rp_filter=1
net.ipv4.conf.all.rp_filter=1

setelah selesai diedit kemudian disimpan

* langkah selanjutnya adalah kita harus menambahkan script routing agar server tahu mau kemana jaringan akan dirouting ketikkan

/sbin/iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.0.0/255.255.255.0 -d 0/0 -j MASQUERADE

keterangannya adalah :

-t nat = adalah pembuatan table nat pada iptable
-A POSTROUTING = ini akan menambah satu aturan baru pada bagian postrouting
-s 192.168.0.0/255.255.255.0 = bagian ip address client yang akan di routing antara 0 – 255. bisa juga sich ditulis 192.168.0.0/24
-d 0/0 = bagian ini akan mencari sumber paket keluar. perintah 0/0 artinya akan mencari dalam bentuk global.
-j MASQUERADE = perintah ini akan mengarahkan rantai paket kebagian tertentu tapi tanpa source.

* Setelah selesai, jangan lupa masukkan script tersebut di file /etc/rc.local, agar saat komputer hidup scriptnya dijalankan secara otomatis, ketik saja

nano /etc/rc.local

kemudian sisipkan

/sbin/iptables -t nat -A POSTROUTING -s 192.168.0.0/255.255.255.0 -d 0/0 -j MASQUERADE

* setelah selesai disimpan , kemudian reboot

 
Leave a comment

Posted by on August 7, 2012 in Technology Information

 

Tags: ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: